http://www.khendra-ardi.web.id

Powered By Blogger

Sunday, December 18, 2011

Pengenalan PHP

1. Pengenalan PHP

Apa Itu PHP?
Instalasi PHP
Sintaks PHP
Variabel di PHP
Operator di PHP
Kondisional di PHP
Looping (Pengulangan) di PHP

1. Apa Itu PHP?

PHP adalah singkatan dari PHP : Hypertext Preprocessor
PHP adalah bahasa scripting server-side, artinya di jalankan di server, kemudian outputnya dikirim ke client (browser)
PHP digunakan untuk membuat aplikasi web
PHP mendukung banyak database (MySQL, Informix, Oracle, Sybase, Solid, PostgreSQL, Generic ODBC, dll.)

2. Instalasi PHP

Untuk menjalankan PHP anda perlu Web Server seperti Apache, PHP Interpreter, MySQL sebagai database. Saat ini ada banyak paket PHP+Apache+MySQL yang memudahkan anda untuk instal PHP dengan mudah. Silahkan Download di salah satu situs-situs berikut, kemudian ikuti petunjuk instalasi masing-masing paket.

WAMP (http://www.wampserver.com/en/download.php)
XAMP (http://www.apachefriends.org/en/xampp.html)

Kode PHP di jalankan di browser, terlebih dahulu harus dijalankan Apache Web Server, kemudian di browser dijalankan di localhost.

Misal kita buat file php, yaitu : tes.php, yang disimpan di document root atau folder www maka di browser kita ketik url di alamatnya adalah : http://localhost/tes.php
3. Sintaks PHP

Kode PHP di tulis di teks editor, sama halnya seperti HTML. Kode PHP bisa digabung atau disisipkan dengan kode HTML, Javascript, CSS dan script lainnya untuk membuat halaman web.

Penulisan kode PHP harus di awali dengan
Untuk mengakhiri baris kode PHP harus diberi tanda titik koma (;) di akhir baris kode PHP
Untuk penulisan komentar di awali tanda // atau antara /* dan */

Contoh :



echo "Hello World";
//ini komentar, tidak akan dieksekusi
?>



Pada contoh di atas, di browser akan tercetak tulisan Hello World
4. Variabel di PHP

Variabel di PHP diawali dengan tanda dollar ($) diikuti dengan nama variabel. Nama variabel adalah case-sensitive, artinya huruf besar dan huruf kecil adalah berbeda. Contoh :



$teks="Hello World";
echo $teks; //Hasilnya Hello World
?>



Untuk menggabungkan dua variabel atau lebih gunakan operator titik (.) atau langsung ditulis diantara tanda kutip, contoh :

$txt1 = "Hello World";
$txt2 = "1234";
$nama = "Desrizal";
echo $txt1."-".$txt2 ; //Hasilnya Hello World-1234
echo "Nama saya : $nama"; //hasilnya Nama saya : Desrizal
?>

5. Operator di PHP
Operator Aritmatika
Operator Deskripsi Contoh Hasil
+ Penambahan 3 + 4 7
- Pengurangan 12 - 6 6
* Pengalian 3 * 3 9
/ Pembagian 4 / 2 2
% Modulus (sisa hasil pembagian) 5 % 2
10 % 8
10 % 2 1
2
0
++ Penambahan satu satu x = 6
x++ x = 7
-- Pengurangan satu satu x = 9
x-- x = 8

Contoh :

$x = 10;
$y = 4;

$a = $x + $y;
echo $a."
"; //hasilnya 14

$b = $x - $y;
echo $b."
"; //hasilnya 6

$c = $x * $y;
echo $c."
"; //hasilnya 40

$d = $x / $y;
echo $d."
"; //hasilnya 2.5

$e = $x % $y;
echo $e."
"; //hasilnya 2
?>

Operator Pembanding
Operator Deskripsi
== Sama dengan
!= Tidak sama dengan
> Lebih besar dari
< Lebih kecil dari
>= Lebih besar sama dengan
<= Lebih kecil sama dengan

Contoh :

$x = 10;

if($x > 10){
echo "X lebih besar dari 10";
}else if($x == 10){
echo "X sama dengan 10";
}else if($x < 10){
echo "X kecil dari 10";
}
//Hasil X sama dengan 10
?>

Operator Logikal
Operator Deskripsi
&& Dan
|| Atau
! Bukan

Contoh :

$x = 10;
$y = 5;
if($x > 8 && $y < 6){
echo "TRUE";
}else{
echo "FALSE";
}
//Hasilnya TRUE
?>

6. Kondisional di PHP

Kondisional berguna untuk mengecek suatu kondisi dan melakukan suatu kode jika kondisi tersebut benar atau salah.
if

Sintaks :

if(kondisi){
kode yang dijalankan jika benar
}

Contoh :

$x = 10;
if($x == 10){
echo "Hai Apa kabar";
}
?>

if - else

Sintaks :

if(kondisi){
kode yang dijalankan jika benar
}else{
kode yang dijalankan jika salah
}

Contoh :

$x = 5;
if($x == 10){
echo "Hai Apa kabar";
}else{
echo "X tidak sama dengan 10";
}
?>

if - else if - else

Jika anda membutuhkan kondisi yang banyak

Sintaks :

if(kondisi 1){
kode yang dijalankan jika kondisi 1 benar
}else if(kondisi 2){
kode yang dijalankan jika kondisi 2 benar
}else if(kondisi 3){
kode yang dijalankan jika kondisi 3 benar
}else{
kode jika salah satu kondisi di atas tidak ada yang benar
}

Contoh :

$nilai = 80;

if($nilai >= 85){
echo "A";
}else if($nilai >= 70 && $nilai < 85){
echo "B";
}else if($nilai >= 60 && $nilai < 70){
echo "C";
}else{
echo "D";
}
?>

switch

Sama seperti if - else if - else, berguna jika membutuhkan kondisi yang banyak

Sintaks :

switch(ekspresi){
case kondisi1 :
kode yang dijalankan jika kondisi1 benar;
break;
case kondisi2 :
kode yang dijalankan jika kondisi2 benar;
break;
case kondisi3 :
kode yang dijalankan jika kondisi3 benar;
break;
}

Contoh :

$buah = "mangga";
switch ($buah) {
case "apple":
echo "buahnya adalah apple";
break;
case "mangga":
echo "buahnya adalah mangga";
break;
case "jambu":
echo "buahnya adalah jambu";
break;
}
?>

7. Looping (Pengulangan) di PHP
for

Berguna untuk pengulangan yang sudah ditentukan terlebih dahulu awalnya berapa, dijalankan sampai kondisi bagaimana.

Sintaks :

for(awal; kondisi; penambahan){
kode untuk dijalankan
}

Contoh :

for ($i = 1; $i <= 10; $i++) {
echo $i."
";
}
?>

while

Berguna untuk menjalankan suatu kode terus menerus selama kondisi bernilai TRUE

Sintaks :

while(kondisi){
kode untuk dijalankan;
}

Contoh :

$i=1;
while($i<=5)
{
echo "Nomor : " . $i . "
";
$i++;
}
?>

foreach

Perulangan untuk array yang mempunyai nilai

Sintaks :

foreach (array as $value){
statement
}

atau

foreach (array as $key => $value){
statement
}

Contoh :

$arr = array("satu", "dua", "tiga");

foreach($arr as $key => $value) {
echo "Key: $key; Value: $value
\n";
}
?>

2. Pengenalan MySQL

Apa Itu MySQL
Koneksi ke MySQL Melalui PHP
Cara Membuat Database di MySQL
Cara Membuat Tabel

1. Apa Itu MySQL

MySQL adalah salah satu jenis database, tempat meletakkan data secara terstruktur berupa tabel-tabel dan kita bisa melakukan query atau mengolah data tersebut dengan SQL (Structured Query Languange)
2. Koneksi ke MySQL Melalui PHP

Untuk melakukan koneksi ke MySQL kita menggunakan fungsi mysql_connect()

Sintaks :

mysql_connect(host, username, password)

Contoh :

$koneksi = mysql_connect("localhost","root","");

if($koneksi){
echo "Koneksi berhasil";
}else{
echo "Gagal";
}
?>

Jika anda telah berhasil koneksi ke MySQL, anda bisa melakukan apapun terhadap database tersebut tergantung hak-hak anda, anda bisa buat database, buat tabel dan melakukan query
3. Cara Membuat Database di MySQL

Membuat Database Melalui phpmyadmin

Ketika anda menginstal paket Web Server + PHP + MySQL seperti XAMP atau WAMP anda akan di beri phpmyadmin, yaitu semacam aplikasi berbasis web untuk mengatur database MySQL

Buka phpmyadmin di http://localhost/phpmyadmin, berikut tampilan phpmyadmin



Ketik nama database yang anda inginkan di textfield Create new database, misal : databaseku
Klik tombol create
Database berhasil dibuat

4. Cara Membuat Tabel

Misal anda ingin membuat tabel : datakaryawan dengan struktur tabel sebagai berikut :
Field Type Length
karyawanid INTEGER 5
nama VARCHAR 30
tgl_lahir DATE
kelamin VARCHAR 10
alamat TINYTEXT

Membuat Tabel di phpmyadmin

Buka phpmyadmin
Pilih database yang anda buat tadi

Pada bagian bawah Create new table on database, di textfield Name, masukkan nama tabel yang ingin dibuat, misal : datakaryawan
Pada textfield Number of fields, masukkan jumlah field atau kolom yang ingin dibuat. misal : 5
Klik tombol GO
Akan muncul form untuk membuat tabel, seperti berikut :
Isi field-field seperti di atas
Klik Tombol Save
Tabel datakaryawan berhasil dibuat

Membuat Tabel Melalui PHP dan Query

Selain melalui phpmyadmin, kita juga bisa membuat tabel langsung melalui PHP, dimana kita mengeksekusi query CREATE TABLE, contoh :

//lakukan koneksi ke MySQL
mysql_connect("localhost","root","");

//Pilih database tempat tabel akan dibuat
mysql_select_db("databaseku");

$query = "CREATE TABLE datakaryawan(
karyawanid int(5) auto_increment primary key,
nama varchar(30),
tgl_lahir date,
kelamin varchar(10),
alamat tinytext
)";

//jalankan query
$buat = mysql_query($query);

if($buat){
echo "Tabel datakaryawan berhasil dibuat";
}else{
echo "Gagal";
}
?>


3. Manipulasi Tabel MySQL

Cara Insert ke Tabel MySQL
Cara Menampilkan Rows Tabel MySQL
Cara Delete Rows Tabel MySQL
Cara Update Tabel MySQL
mysql_num_rows - Menghitung jumlah baris dari query yang dihasilkan
Contoh Buku Tamu

1. Cara Insert ke Tabel MySQL

Pada tutorial sebelumnya kita telah belajar membuat tabel di MySQL. Sekarang mari kita belajar mengisi tabel tersebut, di mana inputan berasal dari form HTML.

forminput.html



Input data


Input Data Karyawan



Nama :


Tanggal Lahir :

Format yyyy-mm-dd


Jenis Kelamin :



Alamat :







Kode di atas adalah kode HTML untuk membuat form inputan, yang nantinya akan kita masukkan ke database.

Pada tag
, action berarti kode PHP yang akan memproses inputan jika diklik tombol submit. Methode yang digunakan adalah POST. Secara umum ada 2 metode pengiriman data ke server, yaitu POST dan GET. Bedanya jika metode GET, parameter akan ditampilkan di URL.
Query INSERT

Query INSERT adalah perintah SQL untuk memasukkan data ke tabel di database MySQL

Sintaks SQL :

INSERT INTO nama_tabel [(col_name,...)] VALUES(nilai1, nilai2,...)

Contoh :

INSERT INTO datakaryawan VALUES(null,'Desrizal','1981-12-13','Laki-laki','Jl. raya No. 12, Pekanbaru')

Kode di atas adalah SQL, cara menjalankannya melalui PHP adalah dengan menggunakan fungsi mysql_query(). Untuk lebih jelas kita lihat contoh di bawah :

inputdata.php

//lakukan koneksi ke MySQL
mysql_connect("localhost","root","");

//Pilih database tempat tabel akan dibuat
mysql_select_db("databaseku");

//ambil data dari form method POST
$nama = htmlspecialchars($_POST['nama']);
$tgl = htmlspecialchars($_POST['tgl']);
$kelamin = htmlspecialchars($_POST['kelamin']);
$alamat = htmlspecialchars($_POST['alamat']);


$masuk = mysql_query("INSERT INTO datakaryawan VALUES(null,
'$nama','$tgl','$kelamin','$alamat')");

if($masuk){
echo "Data berhasil diinput";
}else{
echo "Gagal";
}
?>

Untuk mengambil data dari form HTML dengan metode POST adalah $_POST['namafield']
Untuk mengambil data dari form HTML dengan metode GET adalah $_GET['namafield']
htmlspecialchars() berguna untuk mengubah kode HTML < dan > menjadi < dan > gunanya untuk keamanan, jika ada user yang nakal mengetikkan kode HTML yang merusak penampilan web kita.
null artinya tidak ada nilai, karena pada saat kita buat create tabel datakaryawan, field karyawanid diset auto_incerement, artinya akan otomatis berisi nilai integer yang berurut

2. Cara Menampilkan Rows Tabel MySQL

Setelah kita belajar bagaimana menginput data dari form ke tabel di database mysql, sekarang kita belajar mengambil data dari tabel di MySQL. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Koneksi ke database MySQL, gunakan fungsi mysql_connect()
Pilih database, gunakan fungsi mysql_select_db()
Lakukan query SELECT, gunakan fungsi mysql_query()

Sintaks SQL :

SELECT nama_field FROM nama_tabel

Contoh :

SELECT nama, tgl_lahir FROM datakaryawan

Atau, jika ingin memilih seluruh field, gunakan tanda bintang (*)

SELECT * FROM datakaryawan

Masukkan hasil query ke dalam array, gunakan fungsi mysql_fetch_array()
Print data dari array, gunakan fungsi echo

Sekarang kita lihat contoh kodenya :

tampil.php

//lakukan koneksi ke MySQL
mysql_connect("localhost","root","");

//Pilih database tempat tabel akan dibuat
mysql_select_db("databaseku");

//lakukan query select

$ambildata = mysql_query("SELECT * FROM datakaryawan");
while($data = mysql_fetch_array($ambildata)){
echo "".$data['nama']." | ";
echo "delete
";
}
?>

3. Cara Delete Rows Tabel MySQL

Untuk mendelete data yang ada di database adalah dengan cara melakukan query DELETE

Sintaks SQL:

DELETE FROM nama_tabel WHERE namafield=kondisi

Contoh :

DELETE FROM datakaryawan WHERE karyawanid=2

Pada contoh tampil di atas, jika anda jalankan akan ada link delete, yang kalau diklik akan mengarah file delete php, misal : delete.php?no=1

Sekarang mari kita buat kode PHPnya

delete.php

//lakukan koneksi ke MySQL
mysql_connect("localhost","root","");

//Pilih database tempat tabel akan dibuat
mysql_select_db("databaseku");

//ambil nilai variabel no yang diambil dari URL
$nomor = $_GET['no'];

//lakukan query DELETE
$del = mysql_query("DELETE FROM datakaryawan WHERE karyawanid=$nomor");
if($del){
echo "Data berhasil di delete";
}else{
echo "Gagal";
}
?>

4. Cara Update Tabel MySQL

Untuk melakukan update database mysql kita harus melakukan query UPDATE

Sintaks SQL :

UPDATE nama_tabel SET nama_field=nilai, nama_field2=nilai2,...
WHERE nama_field=kondisi

Contoh :

UPDATE datakarayawan SET nama='Desrizal', alamat='Tembagapura'
WHERE karyawanid=1

Oke mari sekarang kita buat program untuk update data karyawan. Pada contoh tampil.php, jika nama karyawan diklik akan menuju file detail.php

Buat form untuk Update, detail.php



//lakukan koneksi ke MySQL
mysql_connect("localhost","root","");

//Pilih database tempat tabel akan dibuat
mysql_select_db("databaseku");

//ambil nilai variabel no yang diambil dari URL
$nomor = $_GET['no'];

//lakukan query SELECT
$data = mysql_query("SELECT * FROM datakaryawan WHERE karyawanid=$nomor");
while($d = mysql_fetch_array($data)){
echo "Karyawan id : ".$d['karyawanid']."

";
echo "";
echo "Nama :
";
echo "

";
echo "Jenis Kelamin :
";
echo "

";
echo "Alamat :
";
echo "

";
}
?>



Jika form pada kode diatas diklik, maka akan menjalankan file update.php

//lakukan koneksi ke MySQL
mysql_connect("localhost","root","");

//Pilih database tempat tabel akan dibuat
mysql_select_db("databaseku");

//ambil nilai variabel no yang diambil dari form POST
$id = htmlspecialchars($_POST['id']);
$nama = htmlspecialchars($_POST['nama']);
$kelamin = htmlspecialchars($_POST['kelamin']);
$alamat = htmlspecialchars($_POST['alamat']);

//lakukan query update

$update = mysql_query("UPDATE datakaryawan
SET nama='$nama',
kelamin='$kelamin',
alamat='$kelamin'
WHERE karyawanid=$id");

if($update){
echo "Data berhasil diupdate";
}else{
echo "gagal";
}
?>

mysql_num_rows

Fungsi : Menghitung jumlah baris dari query yang dihasilkan

Sintaks :

mysql_num_rows ( resource $result )

Parameter :

$result, hasil dari query yang sudah dijalankan.

Contoh :

//lakukan koneksi ke MySQL
mysql_connect("localhost","root","");

//Pilih database tempat tabel akan dibuat
mysql_select_db("databaseku");

$query = mysql_query("SELECT * FROM datakaryawan WHERE kelamin='Perempuan'");

$jumlah = mysql_num_rows($query);

echo "Jumlah karyawan Perempuan adalah : $jumlah orang";
?>

6. Contoh Buku Tamu

Sekarang mari kita lihat contoh lainnya, yaitu buku tamu.

Struktur tabel bukutamu di MySQL

CREATE TABLE `bukutamu` (
`nomor` int(10) NOT NULL auto_increment,
`nama` varchar(50) NOT NULL,
`email` varchar(50) NOT NULL,
`waktu` varchar(30) NOT NULL,
`komentar` text NOT NULL,
PRIMARY KEY (`nomor`)
)

bukutamu.php


Buku Tamu


Buku Tamu



Nama:


Email:


Komentar:







//lakukan koneksi ke MySQL
mysql_connect("localhost","root","");

//Pilih database tempat tabel akan dibuat
mysql_select_db("databaseku");

$data = mysql_query("SELECT * FROM bukutamu ORDER BY nomor DESC");
$w = 1;
while($d=mysql_fetch_array($data)){
//buat warna selang-seling
if($w == 1){
$warna = "#ffffff";
$w = 0;
}else{
$warna = "#efefef";
$w = 1;
}
echo "
";
echo "Nama : ".$d['nama']."
";
echo "Email : ".$d['email']."
";
echo "Waktu : ".$d['waktu']."
";
echo "Komentar :
".$d['komentar'];
echo "

\n";
}
?>




isibukutamu.php

//lakukan koneksi ke MySQL
mysql_connect("localhost","root","");

//Pilih database tempat tabel akan dibuat
mysql_select_db("databaseku");

$nama = htmlspecialchars($_POST['nama']);
$email = htmlspecialchars($_POST['email']);
$komentar = htmlspecialchars($_POST['komentar']);
$waktu = date("H:i d M Y");
//jika user tekan enter atau barisbaru, kasih tag

$komentar = nl2br($komentar);

$isi = mysql_query("INSERT INTO bukutamu VALUES(null,'$nama','$email','$waktu','$komentar')");
if($isi){
header("location:bukutamu.php");
}else{
echo "Gagal";
}
?>

4. Fungsi String di PHP

addslashes — Memberi garis miring pada tanda kutip
chr — Menghasilkan karakter yang spesifik berdasarkan kode ascii
count_chars — Menghitung frekuensi munculnya karakter di suatu string
explode — Membagi string menjadi array
htmlspecialchars — Konversi karakter khusus ke HTML entities
implode — Menggabungkan element array ke suatu string
md5 — Menghasilkan enkripsi md5
nl2br — Memasukan HTML
di setiap baris baru
number_format — Format angka dengan dengan menggroupkan ribuan
ord — Menghasilkan nilai ASCII suatu karakter
parse_str — Mengubah string menjadi variabel
print — Mencetak string, sama dengan echo
str_pad — Menempatkan string ditempat yang panjangnya ditentukan
str_repeat — Mengulang string
str_replace — Mengganti string yang dicari dengan string pengganti
str_shuffle — Mengacak string
str_split — Mengubah string ke array
str_word_count — Menghitung jumlah kata dalam string
strip_tags — Menghilangkan tag HTML dan PHP
stripslashes — Menghilangkan garis miring tanda kutip di string
strlen — Mendapatkan panjang string
strrev — Membalikkan string
substr_replace — Mengganti teks pada bagian tertentu string
substr — Menghasilkan bagian dari string

addslashes

Fungsi : Memberi garis miring atau slash jika ada tanda kutip pada string

Sintaks :

addslashes ( string $str )

Contoh :

$str = "Sekarang hari jum'at";

echo addslashes($str);
//Hasilnya : Sekarang hari jum\'at
?>

chr

Fungsi : Menghasilkan karakter yang spesifik berdasarkan kode ascii

Sintaks :

chr ( int $ascii )

Parameter :

$ascii = kode ascii

Contoh :

$kode = 81;
$str = chr($kode);
echo "karakter dengan kode ascii $kode adalah $str";
//Hasilnya : karakter dengan kode ascii 81 adalah Q
?>

count_chars

Fungsi : Menghitung frekuensi munculnya karakter di suatu string

Sintaks :

count_chars ( string $string [, int $mode= 0 ] )

Parameter :

$string = String yang ingin dihitung frekuensi karakter yang muncul

$mode = Opsional, Default = 0

0 - Menghitung semua karakter dalam bentuk array, walaupun nggak ada di dalam string
1 - Sama seperti 0, tapi hanya yang jumlah frekuensi besar dari 0, artinya hanya karakter yang ada di dalam string
2 - Sama seperti 0, tapi hanya karakter yang jumlah frekuensinya sama dengan 0

Contoh :

$data = "Hello World";

foreach (count_chars($data, 1) as $i => $val) {
echo "Ada $val buah karakter \"" , chr($i) , "\" di dalam string.\n
";
}
?>

Hasilnya :

Ada 1 buah karakter " " di dalam string.
Ada 1 buah karakter "H" di dalam string.
Ada 1 buah karakter "W" di dalam string.
Ada 1 buah karakter "d" di dalam string.
Ada 1 buah karakter "e" di dalam string.
Ada 3 buah karakter "l" di dalam string.
Ada 2 buah karakter "o" di dalam string.
Ada 1 buah karakter "r" di dalam string.

explode

Fungsi : Membagi string menjadi array berdasarkan string pembatas yang ditentukan

Sintaks :

explode ( string $delimiter , string $string [, int $limit ] )

Parameter :

$delimiter : string pembatas

$string : string yang akan dibagi

$limit : Batas maksimal elemen array yang dibuat

Contoh :

$str = 'one|two|three|four';

print_r(explode('|',$str));

// hanya 2 elemen array
print_r(explode('|', $str, 2));
?>

Hasilnya :

Array
(
[0] => one
[1] => two
[2] => three
[3] => four
)
Array
(
[0] => one
[1] => two|three|four
)

htmlspecialchars

Fungsi : Mengubah karakter < dan > menjadi < dan >. Ini sangat berguna untuk mencegah user yang menggunakan tag html ketika menginput data ke website kita, seperti melalui buku tamu, dan sebagainya.

Sintaks :

htmlspecialchars ( string $string )

Contoh :

$teks = "hai apa kabar";

echo htmlspecialchars($teks);
?>

implode

Fungsi : menggabungkan elemen array menjadi satu string

Sintaks :

implode ( [string $antara] , array $array )

Parameter :

$antara, string atau karakter antara elemen yang akan disatukan, bersifat opsional, bisa diisi atau tidak

$array, array yang akan disatukan.

Contoh :

$array = array('lastname', 'email', 'phone');
$teksbaru = implode("--",$array);

echo $teksbaru;
//hasilnya lastname--email--phone
?>

md5

Fungsi : untuk men-ekripsi string dengan teknik md5, bersifat satu arah, artinya tidak ada fungsi untuk mengembalikannya/dekripsi. Kecuali kalau pake kode hacking khusus

Sintaks :

md5 (string $string)

Contoh :

$password = "passwordku";

echo md5($password);
//Hasilnya : 88f200b77cccee4a6e95c383d33e0f22
?>

nl2br

Fungsi : mengubah baris baru (\n) menjadi
, berguna jika anda ingin ketika user input di teks area, kemudian menekan enter. Nah supaya ntar baris baru yang dibuat di teksarea bisa diampilkan harus diubah \n menjadi


Sintaks :

nl2br ( string $string )

Contoh :

$teks = "Hai \n Apakabar";

$teks = nl2br($teks);

echo $teks;
?>

number_format

Format angka dengan dengan menggroupkan ribuan

Sintaks :

number_format ( float $number [, int $decimals ] )
atau
number_format ( float $number , int $decimals , string $dec_point , string $thousands_sep )

$number, adalah angka yang akan diformat

$decimals, adalah jumlah angka di belakang koma

$dec_point, adalah tanda desimal, apakah pake titik atau koma

$thousands_sep, adalah tanda pembagi ribuan, apakah koma atau titik atau lainnya

Contoh :

$number = 123564.56;

$format_number = number_format($number, 2, '.', ',');
echo $format_number;

//Hasil 123,564.56
?>

ord

Fungsi : Menghasilkan nilai ASCII suatu karakter, kebalikan dari fungsi chr()

Sintaks :

ord ( string $string )

Contoh :

$str = "x";

echo ord($str);
//Hasilnya 120
?>

parse_str

Fungsi : Mengubah string menjadi variabel

Sintaks :

parse_str ( string $str [, array &$arr ] )

Parameter :

$str, adalah string yang akan di ubah, anda juga bisa membuat string menjadi variabel seperti metode GET, contoh : file.php?nama=desrizal&alamat=tembagapura

$arr, adalah outputnya dalam bentuk array

Contoh :

$str = "nama=Desrizal&email=drz@desrizal.com";
parse_str($str);
echo $nama; // Hasilnya Desrizal
echo $email; // Hasilnya drz@desrizal.com

parse_str($str, $output);
echo $output['nama']; // Hasilnya Desrizal
echo $output['email'] // Hasilnya drz@desrizal.com
?>

print

Fungsi : sama seperti echo, menghasilkan/mencetak string

Sintaks :

print (String $str )

Contoh :

print("Hello World");
?>

str_pad

Fungsi : Menempatkan string ditempat yang panjangnya ditentukan

Sintaks

str_pad ( string $input , int $pad_length [, string $pad_string= " " [, int $pad_type= STR_PAD_RIGHT ]] )

Parameter :

$input, adalah string input

$pad_length, adalah panjang pad

$pad_string, adalah string mengisi kekosongan

$pad_type, adalah tipe pad, kanan (STR_PAD_RIGHT), kiri( STR_PAD_LEFT), atau tengah( STR_PAD_BOTH)

Contoh :

$input = "Desrizal";
echo str_pad($input, 15)."
"; // Hasil "Desrizal "
echo str_pad($input, 15, "-=", STR_PAD_LEFT)."
"; // Hasil "-=-=-=-Desrizal"
echo str_pad($input, 15, "_", STR_PAD_BOTH)."
"; // Hasil "___Desrizal____"
echo str_pad($input, 15 , "___")."
"; // Hasil "Desrizal_______"
?>

str_repeat

Fungsi : mengulang string

Sintaks :

str_repeat ( string $input , int $multiplier )

Parameter :

$input, adalah string yang akan diulang

$multiplier, berapa kali diulang

Contoh :

echo str_repeat("x", 10);
//hasilnya xxxxxxxxxx
?>

str_replace

Fungsi : Mengganti string yang dicari dengan string pengganti

Sintaks :

str_replace ( mixed $search , mixed $replace , mixed $subject [, int &$count ] )

Parameter :

$search, adalah bagian string yang akan di ganti

$replace, adalah string pengganti

$subject, adalah string yang akan diproses

$count, jumlah bagian yang cocok dan diganti

Contoh :

$str = "Hello Apa kabar";
$str2 = str_replace("a","x",$str,$count);
echo $str2."
";
echo $count;
//Hasil : Hello Apx kxbxr
//hasil 3
?>

str_shuffle

Fungsi : mengacak string

Sintaks :

str_shuffle ( string $str )

Contoh :

echo str_shuffle("Desrizal");

//Hasilnya macam macam bisa : zDisalre
?>

str_split

Fungsi : Mengubah string ke array

Sintaks :

str_split ( string $string [, int $split_length= 1 ] )

$string, adalah string yang akan di ubah

$split_length adalah maksimum panjang potongan

Contoh :

$str = "Hello Friend";

$arr1 = str_split($str);
$arr2 = str_split($str, 2);

print_r($arr1);
print_r($arr2);
?>

Hasilnya :

Array
(
[0] => H
[1] => e
[2] => l
[3] => l
[4] => o
[5] =>
[6] => F
[7] => r
[8] => i
[9] => e
[10] => n
[11] => d
)
Array
(
[0] => He
[1] => ll
[2] => o
[3] => Fr
[4] => ie
[5] => nd
)

str_word_count

Fungsi : Menghitung jumlah kata dalam string

Sintaks :

str_word_count ( string $string [, int $format= 0 [, string $charlist ]] )

Parameter :

$string, adalah string yang akan dihitung

$format

0 - jumlah kata yang ditemukan
1 - Menghasilkan suatu array yang merupakan semua kata yang ditemukan dalam string
2 - Menghasilkan array asosiatif

$charlist, karakter tambahan yang dianggap kata

Contoh :

$str = "Budi pergi ke pasar";

echo str_word_count($str);
//hasilnya 4
?>

strip_tags

Fungsi : Menghilangkan tag HTML dan PHP

Sintaks :

strip_tags ( string $str [, string $allowable_tags ] )

Parameter :

$str, string yang akan dihilangkan tag HTML nya

$allowable_tags, adalah tag yang tidak akan dihilangkan

Contoh :

$teks = "Hallo apa kabar";

echo strip_tags($teks);
?>

stripslashes

Fungsi : Menghilangkan garis miring tanda kutip di string

Sintaks :

stripslashes ( string $str )

Contoh :

$str = "Sekarang hari jum\'at";

echo stripslashes($str);
// Hasil: Sekarang hari jum'at
?>

strlen

Fungsi : Mendapatkan panjang string

Sintaks :

$str = 'abcdef';
echo strlen($str); // hasil 6

$str = ' ab cd ';
echo strlen($str); // hasil 7
?>

strrev

Fungsi : Membalikkan string

Sintaks :

strrev ( string $string )

Contoh :

echo strrev("Hello world!"); // Hasil "!dlrow olleH"
?>

substr_replace

Fungsi : Mengganti teks pada bagian tertentu string

Sintaks :

substr_replace ( mixed $string , string $replacement , int $start [, int $length ] )

Parameter :

$string, adalah string yang akan diproses/diganti

$replacement, adalah string pengganti dari substring yang ditentukan

$start, adalah sub string diawali dari karakter ke berapa

$length, adalah panjang sub string

Contoh :

$teks = "Desrizal";
echo substr_replace($teks, 'bob', 3, 2);
//hasilnya : Desbobzal
?>

substr

Fungsi : Menghasilkan bagian dari string

Sintaks :

substr ( string $string , int $start [, int $length ] )

Parameter :

$string, adalah string yang akan diambil bagiannya

$start, posisi awal karakter yang akan diambil

$length, adalah panjang dari subs string

Contoh :

echo substr("Desrizal", 3)."
"; //Hasilnya rizal
echo substr("Desrizal", 3, 2)."
"; //Hasilnya ri
echo substr("Desrizal", -3)."
"; //Hasilnya zal
echo substr("Desrizal", -3, 2)."
"; //Hasilnya za
?>

5. Autentikasi dengan Session

Pendahuluan
Cara Membuat atau Register Session
Cara Mengecek Session Telah Teregister
Cara Un-Register Session (Log Out)
Contoh Sederhana Session

1. Pendahuluan

Autentikasi adalah suatu mekanisme untuk mengatur hak akses suatu halaman web, biasanya diawali dengan adanya proses login. Dimana user diminta menginput user id dan password. Jika berhasil login anda berhak masuk ke suatu halaman, jika tidak..anda tidak akan bisa masuk ke halaman tersebut

Session adalah sebuah varibel sementara yang diletakkan di server. Di mana PHP bisa mengambil nilai yang tersimpan di server walaupun kita membuka halaman baru. Biasanya session akan hilang jika anda menutup browser.
2. Cara Membuat atau Register Session

Cara membuat session adalah sebagai berikut :

Deklarasi awal kalau kita menggunakan session, yaitu menggunakan fungsi session_start()
Set suatu nilai ke variabel $_SESSION

Contoh :

halaman1.php

session_start();

$_SESSION['namauser'] = "Desrizal";

echo $_SESSION['namauser'];

echo "Ke Halaman 2";
?>

Catatan :

Kode session_start() harus diletakkan sebelum ada output apapun walaupun hanya spasi, jadi sebaikanya selalu letakkan di bagian paling atas
3. Cara Mengecek Session Telah Teregister

Setelah kita me-registerkan variabel $_SESSION, maka untuk mengecek apakah session telah diregister adalah dengan menggunakan fungsi isset().

Pada contoh di atas (halaman1.php), setelah kita me-register $_SESSION['namauser'], kita akan ke halaman2.php

Di halaman2.php kita akan cek apakah variabel session telah di register, jika belum kita stop membuka isi halaman2.php

halaman2.php

session_start();

if(!isset($_SESSION['namauser'])){
//jika session belum di set/register
die("Anda belum register kan session");
}

//jika sudah register kita lanjut
?>

Selamat Datang



echo $_SESSION['namauser'];
?>

Untuk melihat efeknya antara variabel $_SESSION sudah diregister atau belum, coba anda tutup browser, lalu buka lagi browsernya, langsung buka halaman halaman2.php. Tanpa membuka halaman1.php terlebih dahulu
4. Cara Un-Register Session (Log Out)

Setelah kita belajar me-register session, maka cara un-register session adalah dengan menggunakan fungsi unset()

logout.php

session_start();

unset($_SESSION['namauser']);
?>

5. Contoh Sederhana Session

Berikut adalah contoh untuk membuat login dan autentikasi dengan session
Membuat Login Multi User dengan PHP
18:34 02 Oct 2010 @PHP
Saat ini banyak CMS atau juga situs-situs komunitas memiliki multi user, yang mempunyai tingkatan level yang berbeda-beda juga. Misalnya ada level admin, ada level user, yang mempunyai hak akses yang berbeda-beda.

Konsep untuk membuat login multi user adalah :

Buat tabel user di database yang menyimpan data level masing-masing user
Ketika login kita simpan level user yang login ke dalam variabel $_SESSION
Ketika user masuk ke suatu halaman, cek apakah user sudah login dan cek level user tersebut

Sekarang mari kita lihat contoh tabel user di database dan kode PHPnya. Misal kita punya banyak halaman, di mana halaman-halaman tersebut mempunyai hak akses yang berbeda-beda. Contoh halaman-halaman web yang kita punya :
File / Halaman Web Yang Boleh Akses
homeadmin.php admin
homeuser.php user
halaman1.php admin
halaman2.php admin dan user
halaman3.php user

Berikut adah struktur tabeluser di database :
1 --
2 -- Table structure for table `tabeluser`
3 --
4
5 CREATE TABLE `tabeluser` (
6 `userid` varchar(20) NOT NULL,
7 `password` varchar(50) NOT NULL,
8 `level` varchar(15) NOT NULL,
9 PRIMARY KEY (`userid`)
10 ) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1;
view plain | print | ?

Pertama-tama mari kita buat halaman untuk login. index.php

1
2 Login
3
4

Halaman Login


5

6 User ID :

7 Password :

8
9

10
11
view plain | print | ?

Pada halaman login di atas terdapat action berupa file log.php
1 2 session_start();
3 mysql_connect("localhost","root","") or die("Nggak bisa koneksi");
4 mysql_select_db("test");//sesuaikan dengan nama database anda
5
6 $userid = $_POST['userid'];
7 $psw = $_POST['psw'];
8 $op = $_GET['op'];
9
10 if($op=="in"){
11 $cek = mysql_query("SELECT * FROM tabeluser WHERE userid='$userid' AND password='$psw'");
12 if(mysql_num_rows($cek)==1){//jika berhasil akan bernilai 1
13 $c = mysql_fetch_array($cek);
14 $_SESSION['userid'] = $c['userid'];
15 $_SESSION['level'] = $c['level'];
16 if($c['level']=="admin"){
17 header("location:homeadmin.php");
18 }else if($c['level']=="user"){
19 header("location:homeuser.php");
20 }
21 }else{
22 die("password salah kembali");
23 }
24 }else if($op=="out"){
25 unset($_SESSION['userid']);
26 unset($_SESSION['level']);
27 header("location:index.php");
28 }
29 ?>
view plain | print | ?

Pada kode log.php tersebut pertama-tama kita cek ke dalam tabeluser apakah ada userid dan password yang cocok. Jika ada maka kita set variabel $_SESSION['userid'] dan $_SESSION['level'], di mana nilai dari variabel session tersebut kita ambil dari database. Jika level user adalah admin maka langsung kita arahkan ke halaman homeadmin.php. Jika level user adalah user, maka kita arahlan ke halaman homeuser.php

Berikut adalah kode homeadmin.php

1 2 session_start();
3
4 //cek apakah user sudah login
5 if(!isset($_SESSION['userid'])){
6 die("Anda belum login");//jika belum login jangan lanjut..
7 }
8
9 //cek level user
10 if($_SESSION['level']!="admin"){
11 die("Anda bukan admin");//jika bukan admin jangan lanjut
12 }
13 ?>
14
15
16 Halaman Admin
17
18 Welcome ".$_SESSION['userid']."";?>
19 Menu :
20 Halaman 1 |
21 Halaman 2 |
22 Log Out
23
24
25
view plain | print | ?

Pada kode di atas untuk mengecek apakah user sudah login atau belum adalah dengan menggunakan kode if(!isset($_SESSION['userid'])), artinya jika user belum login, yang ditandai dengan telah diset-nya variabel $_SESSION['userid']. Jika ternyata belum login maka kita stop sampai disitu dengan menggunakan fungsi die().

Jika user ternyata sudah login maka kita cek tingkatan level user. Kode $_SESSION['level']!="admin") berarti jika level tidak sama dengan admin, maka stop atau die().

Sekarang mari kita lihat kode homeuser.php

1 2 session_start();
3
4 //cek apakah user sudah login
5 if(!isset($_SESSION['userid'])){
6 die("Anda belum login");//jika belum login jangan lanjut..
7 }
8
9 //cek level user
10 if($_SESSION['level']!="user"){
11 die("Anda bukan user");//jika bukan user jangan lanjut
12 }
13 ?>
14
15
16 Halaman User
17
18 Welcome ".$_SESSION['userid']."";?>
19 Menu :
20 Halaman 2 |
21 Halaman 3 |
22 Log Out
23
24
25
view plain | print | ?
halaman1.php
1 2 session_start();
3
4 //cek apakah user sudah login
5 if(!isset($_SESSION['userid'])){
6 die("Anda belum login");//jika belum login jangan lanjut..
7 }
8
9 //cek level user
10 if($_SESSION['level']!="admin"){
11 die("Anda bukan admin");//jika bukan admin jangan lanjut
12 }
13 ?>
14
15
16 Halaman Admin
17
18 Welcome ".$_SESSION['userid']."";?>
19
20

Ini Halaman 1


21
22
23
view plain | print | ?
halaman2.php
1 2 session_start();
3
4 //cek apakah user sudah login
5 if(!isset($_SESSION['userid'])){
6 die("Anda belum login");//jika belum login jangan lanjut..
7 }
8
9 //cek level user
10 if($_SESSION['level']!="admin" && $_SESSION['level']!="user"){
11 die("Anda bukan admin");//jika bukan admin dan user jangan lanjut
12 }
13 ?>
14
15
16 Halaman Admin dan User
17
18 Welcome ".$_SESSION['userid']."";?>
19
20

Ini Halaman 2


21
22
23
view plain | print | ?
halaman3.php
1 2 session_start();
3
4 //cek apakah user sudah login
5 if(!isset($_SESSION['userid'])){
6 die("Anda belum login");//jika belum login jangan lanjut..
7 }
8
9 //cek level user
10 if($_SESSION['level']!="user"){
11 die("Anda bukan user");//jika bukan user jangan lanjut
12 }
13 ?>
14
15
16 Halaman User
17
18 Welcome ".$_SESSION['userid']."";?>
19
20

Ini Halaman 3


21
22
23

6. Fungsi Tanggal dan Waktu (Date/Time)

date - Format tanggal dan waktu lokal
getdate — Mendapatkan informasi tanggal/waktu
mktime — Mendapatkan timestamp Unix untuk suatu tanggal
strtotime — Mengubah string tanggal/waktu (bahasa inggris) ke timestamp Unix.
time — Menghasilkan timestamp Unix saat ini
Contoh : Mencari selisih hari antara 2 tanggal

date

Format tanggal dan waktu lokal

Sintaks :

date ( string $format [, int $timestamp ] )

Parameter :

$format, adalah format-format tanggal dan waktu yang ingin ditampilkan, berikut adalah format-format untuk tanggal dan waktu :
format karakter Deskripsi Contoh Hasil
Hari/Tanggal --- ---
d Tanggal dua digit dalam 1 bulan, jika 1 digit ada nol depannya 01 to 31
D Nama hari dalam 1 minggu, 3 huruf Mon sampai Sun
j Tanggal dalam 1 bulan, tanpa nol depannya 1 to 31
l
(huruf kecil 'L') Nama hari dalam 1 minggu Sunday sampai Saturday
N ISO-8601 angka yang menunjukkan hari (PHP 5.1.0) 1 (untuk Senin) sampai 7 (untuk Minggu)
S suffix bahasa inggris untuk tanggal, 2 karakter st, nd, rd or th. disatukan dengan j
w Angka yang menunjukkan hari seminggu 0 (Untuk Minggu) sampai 6 (untuk sabtu)
z Tanggal dalam 1 tahun (dimulai dari 0) 0 sampai 365
Minggu --- ---
W ISO-8601 nomor minggu dalam 1 tahun, mingguan/week dimulai dari hari Senin Contoh: 42 (Minggu ke 42 dalam tahun)
Bulan --- ---
F Nama bulan, seperti January atau March January sampai December
m Angka yang menunjukkan bulan, 2 digit 01 sampai 12
M Nama bulan, 3 huruf Jan sampai Dec
n Angka yang menunjukkan bulan 1 sampai 12
t Jumlah hari bulan yang ditentukan 28 sampai 31
Tahun --- ---
Y Tahun 4 digit Contoh: 1999 atau 2003
y tahun 2 digit Contoh: 99 atau 03
Waktu --- ---
a Huruf kecil Ante meridiem (am) dan Post meridiem (pm) am atau pm
A Huruf besar Ante meridiem (am) dan Post meridiem (pm) AM atau PM
B Swatch Internet time 000 sampai 999
g Format 12 jam, tanpa 0 1 sampai 12
G Format 24 jam, tanpa 0 0 sampai 23
h Format 12 jam, 2 digit, dengan 0 depannya 01 sampai 12
H Format 24 jam, 2 digit, dengan 0 depannya 00 sampai 23
i Menit 00 sampai 59
s Detik 00 sampai 59
u Microseconds (PHP 5.2.2) Contoh: 54321
Timezone --- ---
e Pengidentifikasi Timezone (PHP 5.1.0) Contoh: UTC, GMT, Atlantic/Azores
O perbedaan terhadap waktu Greenwich (GMT) dalam jam Contoh: +0200
P perbedaan terhadap waktu Greenwich (GMT) dalam jam ada titik dua antara jam dan menit (PHP 5.1.3) Contoh: +02:00
T Singkatan Timezone Contoh: EST, MDT ...
Full Date/Time --- ---
c Tanggal ISO 8601 (PHP 5) 2004-02-12T15:19:21+00:00
r Format tanggal RFC 2822 Contoh: Thu, 21 Dec 2000 16:01:07 +0200


$timestamp, timestamp Unix (integer)

Contoh :

// Misal sekarang adalah tanggal 10 Maret, 2001, 5:16:18 pm

$today = date("F j, Y, g:i a"); // March 10, 2001, 5:16 pm
echo $today;

$today = date("m.d.y"); // 03.10.01
echo $today;

$today = date("j, n, Y"); // 10, 3, 2001
echo $today;

$today = date("Ymd"); // 20010310
echo $today;

$today = date('h-i-s, j-m-y, it is w Day'); // 05-16-18, 10-03-01, 1631 1618 6 Satpm01
echo $today;

$today = date('\i\t \i\s \t\h\e jS \d\a\y.'); // it is the 10th day.
echo $today;

$today = date("D M j G:i:s T Y"); // Sat Mar 10 17:16:18 MST 2001
echo $today;

$today = date('H:m:s \m \i\s\ \m\o\n\t\h'); // 17:03:18 m is month
echo $today;

$today = date("H:i:s"); // 17:16:18
echo $today;
?>

getdate

Fungsi : Mendapatkan informasi tanggal/waktu, hasilnya dalam bentuk array

Sintaks :

getdate ([ int $timestamp= time() ] )

Parameter :

$timestamp, adalah timestamp UNIX (integer), jika dikosongkan akan mengambil waktu saat ini.

Contoh :

$today = getdate();
print_r($today);
?>

Hasilnya :

Array
(
[seconds] => 11
[minutes] => 25
[hours] => 21
[mday] => 29
[wday] => 5
[mon] => 10
[year] => 2010
[yday] => 301
[weekday] => Friday
[month] => October
[0] => 1288358711
)

mktime

Fungsi : Mendapatkan timestamp Unix untuk suatu tanggal

Sintaks :

mktime ([ int $hour= date("H") [, int $minute= date("i") [, int $second= date("s") [, int $month= date("n") [,
int $day= date("j") [, int $year= date("Y") [, int $is_dst= -1 ]]]]]]] )

Contoh :

echo date("M-d-Y", mktime(0, 0, 0, 12, 32, 1997))."
";
echo date("M-d-Y", mktime(0, 0, 0, 13, 1, 1997))."
";
echo date("M-d-Y", mktime(0, 0, 0, 1, 1, 1998))."
";
echo date("M-d-Y", mktime(0, 0, 0, 1, 1, 98))."
";

//Hasilnya semua sama : Jan-01-1998
?>

Contoh 2 :

$besok = mktime(0, 0, 0, date("m") , date("d")+1, date("Y"));
$bulankemaren = mktime(0, 0, 0, date("m")-1, date("d"), date("Y"));
$tahundepan = mktime(0, 0, 0, date("m"), date("d"), date("Y")+1);

echo "Besok : ".date("d M Y",$besok)."
";
echo "Bulan kemaren : ".date("M Y", $bulankemaren)."
";
echo "Tahun depan: ".date("Y", $tahundepan)."
";
?>

strtotime

Fungsi : Mengubah string tanggal/waktu (bahasa inggris) ke timestamp Unix.

Sintaks :

strtotime ( string $time [, int $now ] )

Contoh :

echo strtotime("now"), "\n";
echo strtotime("10 September 2000"), "\n";
echo strtotime("+1 day"), "\n";
echo strtotime("+1 week"), "\n";
echo strtotime("+1 week 2 days 4 hours 2 seconds"), "\n";
echo strtotime("next Thursday"), "\n";
echo strtotime("last Monday"), "\n";
?>

time

Fungsi : Menghasilkan timestamp Unix saat ini

Sintaks :

time ( void )

Contoh :

$minggudepan = time() + (7 * 24 * 60 * 60);
// 7 hari; 24 jam; 60 menit; 60 detik
echo 'Sekarang: '. date('Y-m-d') ."\n
";
echo 'Minggu Depan: '. date('Y-m-d', $minggudepan) ."\n
";
// atau menggunakan strtotime():
echo 'Minggu Depan: '. date('Y-m-d', strtotime('+1 week')) ."\n
";
?>

Hasilnya :

Sekarang: 2010-10-29
Minggu Depan: 2010-11-05
Minggu Depan: 2010-11-05

6. Contoh : Mencari selisih hari antara 2 tanggal

$tgl1 = "25-10-2010";
$tgl2 = "27-10-2010";

$selisih = strtotime($tgl2) - strtotime($tgl1);
$hari = $selisih/(60*60*24);
//60 detik * 60 menit * 24 jam = 1 hari

echo "Selisih tanggal $tgl2 dan $tgl1 adalah $hari hari";
?>

7. Upload File

Upload Dengan Metode POST
Multiple Upload File

1. Upload Dengan Metode POST

Untuk melakukan upload file dari komputer kita/client ke komputer server, pertama kita buat form HTML untuk upload file



Send this file:



MAX_FILE_SIZE berfungsi untuk mengatur ukuran maksimal yang diterima PHP (dalam bytes)

Sekarang kita lihat kode PHP untuk mengupload file tersebut

upload.php

$uploaddir = './';
$uploadfile = $uploaddir . basename($_FILES['userfile']['name']);

if (move_uploaded_file($_FILES['userfile']['tmp_name'], $uploadfile)) {
echo "File berhasil diupload.\n";
} else {
echo "gagal!\n";
}
?>

Untuk melakukan upload kita menggunakan fungsi move_uploaded_file()

Di server, untuk menangani variabel dari input bertipe file adalah $_FILES, yang berupa array, informasi yang didapat dari $_FILES adalah :

$_FILES['userfile']['name']
Nama asli file dari komputer client.

$_FILES['userfile']['type']
Informasi tipe file, contoh "image/gif".

$_FILES['userfile']['size']
Ukuran file yang diupload (dalam bytes).

$_FILES['userfile']['tmp_name']
Nama file sementara dari file yang diupload yang diletakkan di server

$_FILES['userfile']['error']
Error kode yang berhubungan dengan penanganan file
2. Multiple Upload File

Sekarang kita lihat contoh upload file lebi dari satu sekaligus, untuk itu kita harus membuat nama input form bertipe array, contoh :


File yang diupload:



















uploadfile.php

$direktori = ".";
foreach ($_FILES["fileku"]["error"] as $key => $error) {
if ($error == UPLOAD_ERR_OK) {
$tmp_name = $_FILES["fileku"]["tmp_name"][$key];
$name = $_FILES["fileku"]["name"][$key];
move_uploaded_file($tmp_name, $direktori."/".$name);
echo "File $name berhasil diupload
";
}
}
?>

8. Fungsi Filesystem

basename — Menghasilkan nama file dari suatu path
chmod — Mengubah mode akses file
chown — Mengubah pemilik file
copy — Meng-copy file
dirname — Menghasilkan nama direktori dari suatu path file
disk_free_space — Menghasilkan sisa space disk suatu direktori
disk_total_space — Menghasilkan total size direktori
fclose — Menutup file yang dibuka
fgetc — Mengambil karakter-karakter suatu file teks
fgets — Mengambil baris-baris dari file
file_exists — Cek apakah file atau direktori tersebut ada atau tidak
file_get_contents — Membaca isi file keseluruhan
file_put_contents — Menulis teks ke file
file — Membaca isi file ke dalam array
fileatime — Mendapatkan waktu akses terakhir suatu file
filesize — Mendapatkan ukuran file
filetype — Mendapatkan tipe file
fopen — Membuka file atau URL
is_dir — Cek apakah filename adalah sebuah directori
is_executable — Cek apakah filename bisa di eksekusi
is_file — Cek apakah filename adalah sebuah file
is_readable — Cek apakah filename bisa dibaca
is_writable — Cek apakah filename bisa ditulis
mkdir — Membuat direktori
move_uploaded_file — Memindahkan file yang diupload ke lokasi baru
rename — Rename file atau directori
rmdir — Delete direktori
unlink — Delete file

basename

Fungsi : Menghasilkan nama file dari suatu path

Sintaks :

basename ( string $path [, string $suffix ] )

Parameter :

$path, adalah alamat file dengan lokasi direktorinya, contoh : /var/www/gambar/fileku.jpg

$suffix, akan menghilangkan akhirannya sesuai string $suffix

Contoh :

$path = "/home/httpd/html/index.php";
$file = basename($path);
echo $file; //Hasilnya index.php

$file = basename($path, ".php");
echo $file; //Hasilnya index
?>

chmod

Fungsi : Mengubah mode akses file, untuk linux, unix

Sintaks :

chmod ( string $filename , int $mode )

Contoh :

// Read dan write hanya untuk pemilik
chmod("/direktori/filesaya", 0600);

// Pemilik bisa apa aja, read dan execute untuk others
chmod("/direktori/filesaya", 0755);

?>

chown

Fungsi : Mengubah pemilik file

Sintaks :

chown ( string $filename , mixed $user )

Contoh :

$file_name= "foo.php";
$path = "/home/sites/php.net/public_html/sandbox" . $file_name ;
$user_name = "root";

// Set pemilik file
chown($path, $user_name);
?>

copy

Fungsi : Mengcopy file

Sintaks :

copy ( string $source , string $dest [, resource $context ] )

Parameter :

$source , adalah file yang akan dicopy

$dest, adalah file tujuan

Contoh :

$file = 'upload.php';
$newfile = 'uploadcopy.php';

if (!copy($file, $newfile)) {
echo "gagal copy file $file...\n";
}else{
echo "File $file berhasil di copy";
}
?>

dirname

Fungsi : Menghasilkan nama direktori dari suatu path file

Sintaks :

dirname ( string $path )

Contoh :

$path = "/www/gambar/pic.jpg";
$file = dirname($path);
echo $file;

//Hasilnya /www/gambar
?>

disk_free_space

Fungsi : Menghasilkan sisa space disk suatu direktori (dalam bytes)

Sintaks :

disk_free_space ( string $directory )

Contoh :

//linux, unix
$df = disk_free_space("/");

//Windows:
echo disk_free_space("C:");
echo disk_free_space("D:");
?>

disk_total_space

Fungsi : Menghasilkan total size direktori (dalam bytes)

Sintaks :

disk_total_space ( string $directory )

Contoh :

//linux , unix
$df = disk_total_space("/");

//Windows:
echo disk_total_space("C:")."
";
echo disk_total_space("D:");
?>

fclose

Fungsi : Menutup file yang dibuka

Sintaks :

fclose ( resource $handle )

Contoh :

$file = fopen('somefile.txt', 'r');

fclose($file);
?>

fgetc

Fungsi : Mengambil karakter-karakter suatu file teks

Sintaks :

fgetc ( resource $handle )

Contoh :

Misal anda punya filesaya.txt, yang isinya :

Desrizal

$fp = fopen('filesaya.txt', 'r');
if (!$fp) {
echo 'filesaya.txt nggak ada';
}
while (false !== ($char = fgetc($fp))) {
echo "$char
";
}
?>

Hasilnya :

d
e
s
r
i
z
a
l

fgets

Fungsi : Mengambil baris-baris dari file

Sintaks :

fgets ( resource $handle [, int $length ] )

Parameter :

$handle, adalah file yang akan diambil barisnya

$length, adalah panjang/ukuran file, isi aja kira kira yang melebihi panjang file

Contoh :

$handle = @fopen("filesaya.txt", "r");
if ($handle) {
while (!feof($handle)) {
$buffer = fgets($handle, 1000000);
echo $buffer."
";
}
fclose($handle);
}
?>

file_exists

Fungsi : Cek apakah file atau direktori tersebut ada

Sintaks :

file_exists ( string $filename )

Contoh :

$filename = 'filesaya.txt';

if (file_exists($filename)) {
echo "File $filename ada";
} else {
echo "File $filename nggak ada";
}
?>

file_get_contents

Fungsi : Membaca isi file/ web keseluruhan menjadi string

Sintaks :

file_get_contents ( string $filename [, int $flags= 0 [, resource $context [, int $offset= -1
[, int $maxlen= -1 ]]]] )

Parameter :

$filename, file atau web yang akan dibaca isinya

Contoh :

$homepage = file_get_contents('http://blog.codingwear.com/');
echo $homepage;
?>

file_put_contents

Fungsi : Menulis teks ke file

Sintaks :

file_put_contents ( string $filename , mixed $data [, int $flags= 0 [, resource $context ]] )

$filename, file yang akan ditulis

$data, data yang kan ditulis ke file, bisa string atau array

$flags, option, FILE_APPEND (jika file sudah ada, teks akan ditambahkan)

Contoh :

$file = 'data.txt';
$nama = 'Desrizal';
file_put_contents($file, $nama);
?>

Contoh di atas akan membuat file data.txt dan menuliskan Desrizal di data.txt
file

Fungsi : Membaca isi file perbatis, dimasukkan ke dalam array

Sintaks :

file ( string $filename [, int $flags= 0 [, resource $context ]] )

Parameter :

$filenama, file yang akan dibaca isinya

$flags, option :

FILE_IGNORE_NEW_LINES : Jangan tambahkan baris baru di akhir elemen array
FILE_SKIP_EMPTY_LINES : Abaikan baris yang kosong

Contoh :

$lines = file('filesaya.txt');
print_r($lines);
?>

fileatime

Fungsi : Mendapatkan waktu akses terakhir suatu file

Sintaks :

fileatime ( string $filename )

Contoh :

$filename = 'filesaya.txt';
if (file_exists($filename)) {
echo "$filename terakhir kali diakses pada: " . date("F d Y H:i:s.", fileatime($filename));
}
//filesaya.txt terakhir kali diakses pada: October 30 2010 17:34:13
?>

filesize

Fungsi : Mendapatkan ukuran file

Sintaks :

filesize ( string $filename )

Contoh :

$filename = 'filesaya.txt';
echo $filename . ': ' . filesize($filename) . ' bytes';
?>

filetype

Fungsi : Mendapatkan tipe file

Sintaks :

filetype ( string $filename )

Contoh :

echo filetype('filesaya.txt'); // file
echo filetype('/var/'); // dir
?>

fopen

Fungsi : Membuka file atau URL

Sintaks :

fopen ( string $filename , string $mode [, bool $use_include_path= false [, resource $context ]] )

$filename, namafile atau URL

$mode :
mode Description
'r' Dibuka hanya untuk untuk dibaca; pointer diletakkan di awal file
'r+' Dibuka untuk dobaca dan ditulis; pointer diletakkan di awal file
'w' Dibuka hanya untuk ditulis; pointer diletakkan diawal file, jika file tidak ada, akan dibuat otomatis
'w+' Dibuka untuk dibaca dan ditulis; pointer diletakkan diawal file, jika file tidak ada, akan dibuat otomatis
'a' Dibuka hanya untukditulis; pointer diletakkan di akhir file, jika file belum ada, akan dibuat otomatis.
'a+' Dibuka hanya untukdibaca dan ditulis; pointer diletakkan di akhir file, jika file belum ada, akan dibuat otomatis.

Contoh :

$handle = fopen("/home/rasmus/file.txt", "r+");
$handle = fopen("http://www.example.com/", "r");
$handle = fopen("ftp://user:password@example.com/somefile.txt", "w");
?>

is_dir

Fungsi: Cek apakah filename adalah sebuah directori

Sintaks :

is_dir ( string $filename )

Contoh :

if(is_dir('filesaya.txt')){
echo "Ini adalah direktori";
}else{
echo "Ini adalah file";
}
?>

is_executable

Fungsi: Cek apakah filename bisa di eksekusi

Sintaks :

is_executable ( string $filename )

Contoh :

$file = 'filesaya.txt';

if (is_executable($file)) {
echo $file.' bisa dieksekusi';
} else {
echo $file.' tidak bisa dieksekusi';
}
?>

is_file

Fungsi: Cek apakah filename adalah sebuah file

Sitaks :

is_file ( string $filename )

Contoh:

if(is_file('filesaya.txt')){
echo "Ini adalah file";
}else{
echo "Ini bukan file";
}
?>

is_readable

Fungsi: Cek apakah filename bisa dibaca

Sintaks:

is_readable ( string $filename )

Contoh :

if(is_readable('filesaya.txt')){
echo "file ini bisa dibaca";
}else{
echo "file ini tidak bisa dibaca";
}
?>

is_writable

Fungsi: Cek apakah filename bisa ditulis

Sintaks :

is_writable ( string $filename )

Contoh :

if(is_writable('filesaya.txt')){
echo "file ini bisa ditulis";
}else{
echo "file ini tidak bisa ditulis";
}
?>

mkdir

Fungsi: Membuat direktori

Sintaks:

mkdir ( string $pathname [, int $mode= 0777 [, bool $recursive= false [, resource $context ]]] )

Contoh:

mkdir("gambar", 0700);
?>

move_uploaded_file

Fungsi: Memindahkan file yang diupload ke lokasi baru

Sintaks:

move_uploaded_file ( string $filename , string $destination )

Contoh :

Upload multiple file

$uploads_dir = '/uploads';
foreach ($_FILES["pictures"]["error"] as $key => $error) {
if ($error == UPLOAD_ERR_OK) {
$tmp_name = $_FILES["pictures"]["tmp_name"][$key];
$name = $_FILES["pictures"]["name"][$key];
move_uploaded_file($tmp_name, "$uploads_dir/$name");
}
}
?>

rename

Fungsi: Rename file atau directori

Sintaks:

rename ( string $oldname , string $newname [, resource $context ] )

Contoh :

rename("/tmp/tmp_file.txt", "/home/user/login/docs/my_file.txt");
?>

rmdir

Fungsi: Delete direktori

Sintaks:

rmdir ( string $dirname [, resource $context ] )

Contoh:

rmdir('examples');
?>

unlink

Fungsi: Delete file

Sintaks:

unlink ( string $filename [, resource $context ] )

Contoh:

unlink('test.html');
?>

9. Array

Pendahuluan
array_combine — Membuat array baru dengan menggunakan array sebagai key dan array lainnya sebagai nilai.
array_diff_key — Mengurangi array dengan array lainnya dengan menggunakan key sebagai pembanding
array_diff — Menghitung beda dari suatu array dengan menggunakan nilainya sebagai pembanding
array_merge — Menyatukan array-array
array_pop — Mendelete elemen terakhir suatu array
array_push — Menambah satu atau lebih elemen baru di akhir array
array_rand — Mengambil satu atau lebih secara random nilai suatu array
array_reverse — Menghasilkan array dengan susuan elemen terbalik
array_search — Mencari nilai pada nilai elemen-elemen array, jika sukses hasilnya berupa key
array_shift — Mendelete elemen awal suatu array
array_unique — Menghapus elemen array yang nilainya sama
array_unshift — Menambah satu atau lebih elemen array di awal
array — Membuat array
count — Menghitung jumlah elemen suatu array
each — Menghasilkan key dan nilai elemen saat ini dari suatu array
in_array — Cek apakah suatu nilai ada atau tidak di elemen-elemen suatu array
rsort — Menyusun array terbalik
shuffle — Mengacak array
sort — Menyusun array

Pendahuluan

Array adalah semacam variabel yang mempunyai index/key, karena terindex, maka mudah bagi kita untuk mengolah variabel yang bertipe array.

Index/key array secara default dimulai dari nol (0), kecuali anda langsung menentukannya sendiri, seperti contoh #1 di bawah

Bagaimana cara membuat dan menampilkan array?

Ada berbagai macam cara membuat dan menampilkan array

Contoh #1

//membuat variabel $buah bertipe array, index/key ditentukan
$buah[2] = "Apel";
$buah[3] = "Mangga";
$buah[5] = "Jambu";

echo $buah[3]; //Hasilnya Mangga

?>

Contoh #2

//membuat variabel $buah bertipe array, index/key tidak ditentukan
$buah = array("Mangga","Apel","jeruk","Nenas");

echo $buah[0]; //Hasilnya Mangga
echo "
";
echo $buah[3]; //Nenas

?>

Contoh #3

//membuat variabel $buah bertipe array, index/key tidak ditentukan
$buah[] = "Mangga";
$buah[] = "Jeruk";
$buah[] = "Durian";
$buah[] = "Nenas";

echo $buah[1]; //Hasilnya jeruk
echo "

";
for($i=0;$i echo "buah #$i: ".$buah[$i]."
";
}
?>

Hasil kode di atas :

Jeruk

buah #0: Mangga
buah #1: Jeruk
buah #2: Durian
buah #3: Nenas

Index/key array juga bisa berupa teks

Contoh #4

$alamat['desrizal'] = "Papua";
$alamat['nurmi'] = "Belitung";
$alamat['budi'] = "Bandung";

echo $alamat['desrizal']; //hasilnya Papua
?>

Contoh #5

$arr = array("foo" => "bar", 12 => true);

echo $arr["foo"]; // bar
echo $arr[12]; // 1
?>

Multiple Array

Contoh #6

$mobil['toyota'][0] = "Land Cruisher";
$mobil['toyota'][1] = "Fortuner";
$mobil['toyota'][2] = "Rush";
$mobil['daihatsu'][0] = "Xenia";
$mobil['daihatsu'][1] = "Terios";

for($i=0;$i echo $mobil['toyota'][$i];
echo "
";
}
?>

array_combine

Fungsi: Membuat array baru dengan menggunakan array sebagai key dan array lainnya sebagai nilai.

Sintaks:

array_combine ( array $keys , array $values )

Contoh:

$a = array('green', 'red', 'yellow');
$b = array('avocado', 'apple', 'banana');
$c = array_combine($a, $b);

print_r($c);
?>

Hasilnya:

Array
(
[green] => avocado
[red] => apple
[yellow] => banana
)

array_diff_key

Fungsi: Mengurangi array dengan array lainnya dengan menggunakan key sebagai pembanding

Sintaks:

array_diff_key ( array $array1 , array $array2 [, array $... ] )

Contoh :

$array1 = array(1=>'merah', 3=>'hijau', 5=>'kuning');
$array2 = array(3=>'orange', 4=>'pink');

$array3 = array_diff_key($array1, $array2);

print_r($array3);
?>

Hasilnya:

Array
(
[1] => merah
[5] => kuning
)

array_diff

Fungsi: Menghitung beda dari suatu array dengan menggunakan nilainya sebagai pembanding

Sintaks:

array_diff ( array $array1 , array $array2 [, array $ ... ] )

Contoh:

$array1 = array('merah','hijau','kuning');
$array2 = array('orange','merah','pink');

$array3 = array_diff($array1, $array2);

print_r($array3);
?>

Hasilnya:

Array
(
[1] => hijau
[2] => kuning

array_merge

Fungsi: Menyatukan array-array

Sintaks:

array_merge ( array $array1 [, array $array2 [, array $... ]] )

Contoh:

$array1 = array('merah','hijau','kuning');
$array2 = array('orange','merah','pink');

$array3 = array_merge($array1, $array2);

print_r($array3);
?>

Hasilnya:

Array
(
[0] => merah
[1] => hijau
[2] => kuning
[3] => orange
[4] => merah
[5] => pink
)

array_pop

Fungsi: Mendelete elemen terakhir suatu array

Sintaks:

array_pop ( array &$array )

Contoh:

$buah = array("orange", "banana", "apple", "raspberry");
array_pop($buah);
print_r($buah);
?>

Hasilnya:

Array
(
[0] => orange
[1] => banana
[2] => apple
)

array_push

Fungsi: Menambah satu atau lebih elemen baru di akhir array

Sintaks:

array_push ( array &$array , mixed $var [, mixed $... ] )

Contoh:

$stack = array("orange", "banana");
array_push($stack, "apple", "raspberry");
print_r($stack);
?>

Hasilnya:

Array
(
[0] => orange
[1] => banana
[2] => apple
[3] => raspberry
)

array_rand

Fungsi: Mengambil satu atau lebih secara random nilai suatu array

Sintaks:

array_rand ( array $input [, int $num_req= 1 ] )

Parameter:

$input, array yang akan diambil elemennya secara random

$num_req, adalah jumlah elemen yang akan diambil

Contoh:

$input = array("Neo", "Morpheus", "Trinity", "Cypher", "Tank");
$rand_keys = array_rand($input, 2);
echo $input[$rand_keys[0]] . "
";
echo $input[$rand_keys[1]] . "
";
?>

array_reverse

Fungsi: Menghasilkan array dengan susuan elemen terbalik

Sintaks:

array_reverse ( array $array [, bool $preserve_keys= false ] )

Contoh:

$input = array("satu","dua","tiga","empat");
$output = array_reverse($input);
print_r($output);
?>

Hasilnya:

Array
(
[0] => empat
[1] => tiga
[2] => dua
[3] => satu
)

array_search

Fungsi: Mencari nilai pada nilai elemen-elemen array, jika sukses hasilnya berupa key

Sintaks:

array_search ( mixed $needle , array $haystack [, bool $strict ] )

Parameter:

$needle, adalah nilai yang akan dicari

$haystack, adalah array yang nilai elemennya akan dicari

Contoh:

$array = array(0 => 'blue', 1 => 'red', 2 => 'green', 3 => 'red');

$key = array_search('green', $array);
echo $key."
"; // $key = 2;
$key = array_search('red', $array);
echo $key; // $key = 1;
?>

array_shift

Fungsi: Mendelete elemen awal suatu array

Sintaks:

array_shift ( array &$array )

Contoh:

$stack = array("orange", "banana", "apple", "raspberry");
$fruit = array_shift($stack);
print_r($stack);
?>

Hasilnya:

Array
(
[0] => banana
[1] => apple
[2] => raspberry
)

array_unique

Fungsi: Menghapus elemen array yang nilainya sama

Sintaks:

array_unique ( array $array)

Contoh:

$warna = array("orange", "merah", "hijau", "merah");
$warna2 = array_unique($warna);
print_r($warna2);
?>

Hasilnya:

Array
(
[0] => orange
[1] => merah
[2] => hijau
)

array_unshift

Fungsi: Menambah satu atau lebih elemen array di awal

Sintaks:

array_unshift ( array &$array , mixed $var [, mixed $... ] )

Contoh:

$queue = array("orange", "banana");
array_unshift($queue, "apple", "raspberry");
print_r($queue);
?>

Hasilnya:

Array
(
[0] => apple
[1] => raspberry
[2] => orange
[3] => banana
)

array

Fungsi: Membuat array

Sintaks:

array ([ mixed $... ] )

Contoh:

$array = array(1, 1, 1, 1, 1, 8 => 1, 4 => 1, 19, 3 => 13);
print_r($array);
?>

Hasilnya:

Array
(
[0] => 1
[1] => 1
[2] => 1
[3] => 13
[4] => 1
[8] => 1
[9] => 19
)

count

Fungsi: Menghitung jumlah elemen suatu array

Sintaks:

count ($array)

Contoh:

$array = array("halo","apa","kabar");
echo count($array); //Hasilnya 3
?>

each

Fungsi: Menghasilkan key dan nilai elemen saat ini dari suatu array, defaultnya adalah elemen yang pertaman/key=0, untuk memindahkannya gunakan fungsi next, end, prev

Sintaks:

each ( array &$array )

Contoh:

$foo = array("bob", "fred", "jussi", "jouni", "egon", "marliese");
$bar = each($foo);
print_r($bar);

next($foo);
$bar = each($foo);
print_r($bar);

end($foo);
$bar = each($foo);
print_r($bar);
?>

Hasilnya:

Array
(
[1] => bob
[value] => bob
[0] => 0
[key] => 0
)
Array
(
[1] => jussi
[value] => jussi
[0] => 2
[key] => 2
)
Array
(
[1] => marliese
[value] => marliese
[0] => 5
[key] => 5
)

in_array

Fungsi: Cek apakah suatu nilai ada atau tidak di elemen-elemen suatu array, sifatnya adalah case sensitive(huruf besar dan kecil sesuatu berbeda)

Sintaks:

in_array ( mixed $needle , array $haystack [, bool $strict ] )

Parameter:

$needle, adalah nilai yang akan dicari

$haystack, adalah array yang akan dicari

Contoh:

$os = array("Mac", "NT", "Irix", "Linux");
if (in_array("Irix", $os)) {
echo "Got Irix";
}
if (in_array("mac", $os)) {
echo "Got mac";
}

//hasilnya adalah : Got irix
?>

rsort

Fungsi: Menyusun array terbalik

Sintaks:

rsort ( array $array)

Contoh:

$fruits = array("lemon", "orange", "banana", "apple");
rsort($fruits);
foreach ($fruits as $key => $val) {
echo "$key = $val
";
}
?>

Hasilnya:

0 = orange
1 = lemon
2 = banana
3 = apple

shuffle

Fungsi: Mengacak array

Sintaks:

shuffle ( array &$array )

Contoh:

$numbers = array(100,102,103,104,105,106);
shuffle($numbers);
foreach ($numbers as $number) {
echo "$number ";
}
?>

Hasilnya nya bisa macam-macam, karena diacak, contoh:

103 104 106 102 100 105

sort

Fungsi: Menyusun/mengurutkan array

Sintaks:

sort ( array &$array [, int $sort_flags= SORT_REGULAR ] )

Parameter:

$array, adalah array yang akan diurut

$sort_flags :

SORT_REGULAR - mengurut kan secara normla
SORT_NUMERIC - mengurutkan secara numerik
SORT_STRING - mengurutkan secara string

Contoh:

$fruits = array("lemon", "orange", "banana", "apple");
sort($fruits);
foreach ($fruits as $key => $val) {
echo "fruits[" . $key . "] = " . $val . "
";
}
?>

Hasilnya:

fruits[0] = apple
fruits[1] = banana
fruits[2] = lemon
fruits[3] = orange

10. Fungsi Direktori

chdir — Mengubah lokasi direktori dari lokasi saat ini dibuka
closedir — Menutup direktori yang ditangani
getcwd — Mendapatkan nama direktori saat ini dibuka
opendir — Membuka direktori
readdir — Membaca isi direktori
scandir — Mendaftar file dan direktori dari path yang diberikan

chdir

Fungsi: Mengubah lokasi direktori dari lokasi saat ini dibuka

Sintaks:

chdir ( string $directory )

Contoh:


// Direktori saat ini
echo getcwd() . "
";

chdir('gambar');

// Direktori saat ini
echo getcwd() . "
";

?>

Hasilnya:

D:\wamp\www\panduanphp\tes
D:\wamp\www\panduanphp\tes\gambar

closedir

Fungsi: Menutup direktori yang ditangani

Sintaks:

closedir ([ resource $dir_handle ] )

Contoh:

$dir = "gambar";

if (is_dir($dir)) {
if ($dh = opendir($dir)) {
$directory = readdir($dh);
closedir($dh);
}
}
?>

getcwd

Fungsi: Mendapatkan nama direktori saat ini dibuka

Sintaks:

getcwd ( void )

Contoh:

echo getcwd();
?>

opendir

Fungsi: Membuka direktori

Sintaks:

opendir ( string $path [, resource $context ] )

Contoh:

$dir = "gambar/";

// Membuka direktori dan membaca dan menampilkan isinya
if (is_dir($dir)) {
if ($dh = opendir($dir)) {
while (($file = readdir($dh)) !== false) {
echo "filename: $file : filetype: " . filetype($dir . $file) . "
";
}
closedir($dh);
}
}
?>

Hasilnya:

filename: . : filetype: dir
filename: .. : filetype: dir
filename: facebook.png : filetype: file
filename: iklan2.jpg : filetype: file
filename: latar2.psd : filetype: file

readdir

Fungsi: Membaca isi direktori

Sintaks:

readdir ([ resource $dir_handle ] )

Contoh:

if ($handle = opendir('.')) {
while (false !== ($file = readdir($handle))) {
if ($file != "." && $file != "..") {
echo "$file\n";
}
}
closedir($handle);
}
?>

scandir

Fungsi: Menampilkan file dan direktori dari path yang diberikan dalam bentuk array

Sintaks:

scandir ( string $directory [, int $sorting_order= 0 [, resource $context ]] )

Contoh:

$dir = 'gambar';
$files1 = scandir($dir);
$files2 = scandir($dir, 1);

print_r($files1);
print_r($files2);
?>

Hasilnya:

Array
(
[0] => .
[1] => ..
[2] => facebook.png
[3] => iklan2.jpg
[4] => latar2.psd
)
Array
(
[0] => latar2.psd
[1] => iklan2.jpg
[2] => facebook.png
[3] => ..
[4] => .
)

11. Fungsi Matematika

abs — Nilai absolut
acos — Arc cosine
acosh — Kebalikan hyperbolic cosine
asin — Arc sine
asinh — Kebalikan dari hyperbolic sine
atan2 — Arc tangent dari dua variabel
atan — Arc tangent
ceil — Pembulatan ke atas
cos — Cosine
cosh — Hyperbolic cosine
deg2rad — Mengubah derajat ke radians
exp — Menghitung exponent dari e
floor — Pembulatan ke bawah
log10 — Logaritma berbasis 10
log — Natural logarithm
max — Mencari nilai tertinggi dari suatu list atau array angka
min — Mencari nilai terkecil dari suatu list atau array angka
pi — Mendapatkan nilai pi
pow — Menghasilkan pangkat atau eksponen
rad2deg — Mengubah radian ke derajat
rand — Menghasilkan angka random bertipe integer
round — Membulatkan nilai float
sin — Menghasilkan Sin
sinh — Hyperbolic sine
sqrt — Akar kuadrat
tan — Tangent
tanh — Hyperbolic tangent

abs

Fungsi: Nilai absolut

Sintaks:

abs ( mixed $number )

Contoh:

$abs = abs(-4.2);
$abs2 = abs(5);
$abs3 = abs(-5);
echo $abs."
".$abs2."
".$abs3;
//hasilnya :
//4.2
//5
//5
?>

acos

Fungsi: Menghasilkan Arc cosine, $arg dalam radians

Sintaks:

acos ( float $arg )

acosh

Fungsi: Menghasilkan kebalikan hyperbolic cosine

Sintaks:

acosh ( float $arg )

asin

Fungsi: Menghasilkan Arc sine, $arg dalam radians

Sintaks:

asin ( float $arg )

asinh

Fungsi: Kebalikan dari hyperbolic sine

Sintaks:

asinh ( float $arg )

atan2

Fugsi: Menghasilkan Arc tangent dari dua variabel, $x dan $y dalam radians

Sintaks:

atan2 ( float $y , float $x )

atan

Fungsi: Menghasilkan Arc tangent

Sintaks:

atan ( float $arg )

ceil

Fungsi: Pembulatan ke atas

Sintaks:

ceil ( float $value )

Contoh:

echo ceil(4.3); //hasilnya 5
echo ceil(9.999); //hasilnya 10
echo ceil(-3.14); //hasilnya -3
?>

cos

Fungsi: Menghasilkan cosinus

Sintaks:

cos ( float $arg )

$arg adalah dalam radians
cosh

Fungsi: Menghasilkan hyperbolic cosine

Sintaks:

cosh ( float $arg )

deg2rad

Fungsi: Mengubah derajat ke radians, fungsi-fungsi matematika di PHP kebanyakan menggunakan radian, jadi misal anda mencari cos 60o maka anda perlu mengubah 60o menjadi radians

Sintaks:

deg2rad ( float $number )

Contoh:

echo deg2rad(45); //hasilnya 0.785398163397
?>

exp

Fungsi: Menghitung exponent dari e, di mana e adalah bilangan logaritma natural, yaitu: 2.718282

Sintaks:

exp ( float $arg )

Contoh:

echo exp(12) . "\n";
echo exp(5.7);
?>

Hasilnya:

1.6275E+005
298.87

floor

Fungsi: Pembulatan ke bawah

Sintaks:

floor ( float $value )

Contoh:

echo floor(4.3); // hasilnya 4
echo floor(9.999); // hasilnya 9
echo floor(-3.14); // hasilnya -4
?>

log10

Fungsi: Logaritma berbasis 10

Sintaks:

log10 ( float $arg )

log

Fungsi: Natural logarithm

Sintaks:

log ( float $arg )

max

Fungsi: Mencari nilai tertinggi dari suatu list atau array angka

Sintaks:

max ( array $values )
max ( mixed $value1 , mixed $value2 [, mixed $value3... ] )

Contoh:

echo max(1, 3, 5, 6, 7); //Hasilnya 7
echo max(array(2, 4, 5)); //Hasilnya 5
?>

min

Fungsi: Mencari nilai terkecil dari suatu list atau array angka

Sintaks:

min ( array $values )
min ( mixed $value1 , mixed $value2 [, mixed $value3... ] )

Contoh:

echo min(2, 3, 1, 6, 7); //hasilnya 1
echo min(array(2, 4, 5)); //hasilnya 2
?>

pi

Fungsi: Mendapatkan nilai pi

Sintaks:

pi ( void )

Contoh:

echo pi(); // 3.1415926535898
echo M_PI; // 3.1415926535898
?>

pow

Fungsi: Menghasilkan pangkat atau eksponen

pow ( number $base , number $exp )

Contoh:

echo "2 pangkat 3 = ".pow(2,3);
//2 pangkat 3 = 8
?>

rad2deg

Fungsi: Mengubah radian ke derajat

Sintaks:

rad2deg ( float $number )

rand

Fungsi: Menghasilkan angka random bertipe integer

Sintaks:

rand ( void )
rand ( int $min , int $max )

Parameter $min, untuk mengeset nilai terendah angka random, $max untuk mengeset nilai tertinggi angka random

echo rand() . "
";
echo rand() . "
";

echo rand(5, 15);
?>

round

Fungsi: Membulatkan nilai float

Sintaks:

round ( float $val ,[int $precision])

$precision untuk me-set dibulatkan sampai berapa angka di belakang koma, defaultnya adalah 0

Contoh:

echo round(3.4); // 3
echo round(3.5); // 4
echo round(3.6); // 4
echo round(3.6, 0); // 4
echo round(1.95583, 2); // 1.96
echo round(1241757, -3); // 1242000
echo round(5.045, 2); // 5.05
echo round(5.055, 2); // 5.06
?>

sin

Fungsi: Menghasilkan Sin

Sintaks:

sin ( float $arg )

$arg dalam radian
sinh

Fungsi: Menghasilkan hyperbolic sine

Sintaks:

sinh ( float $arg )

sqrt

Fungsi: Menghaslikan akar kuadrat

Sintaks:

sqrt ( float $arg )

Contoh:

echo sqrt(9); // 3
echo sqrt(10); // 3.16227766 ...
?>

tan

Fungsi: Menghasilkan tangent

Sintaks:

tan ( float $arg )

$arg dalam radian
tanh

Fungsi: Menghasilkan Hyperbolic tangent

Sintaks:

tanh ( float $arg )



No comments:

Post a Comment